Postingan

Menampilkan postingan dengan label fiksi

Buku Hadiah Amir?

Gambar
"Fiaa.. tunggu!" Seorang pemuda berkacamata tergopoh-gopoh menyusul dari belakang. Setelah dekat denganku ia menyerahkan sebuah buku yang tampak familiar. Aku menerimanya dan membuka halaman pertama. Kosong. Selain tanda tangan dan nama penulis, tidak ada nama siapapun di situ. "Ini punya siapa, Mir?" Tanyaku menyelidik. Ia tampak terkejut, "lho? bukan milikmu ya? Lantas milik siapa?" Aku menggeleng cepat dan berulang tanda tidak tahu. "Aduh, gimana ya? Ini satu-satunya buku yang masih ada di tangan aku. Masalahnya,

Segenggam Syukur Dina

Gambar
Sumber foto: beautifus.co “Tapi kaaak, aku gak mauu.. Aku gak mau jadi terlihat berbeda, aku malu.” “Gak papa, Na. Orang lain tak kan ada yang peduli.” “Gak mungkin, Kak! Ini terlihat jelas, orang lain pasti menyadarinya.” Bujukan Kak Rin lagi-lagi tidak mempan. Beliau adalah kakak sekamarku, dan kami berdebat karena aku minder dengan bekas jahitan di wajahku yang berjumlah tiga garis. Yang paling panjang bentuknya seperti cacing yang timbul dari dalam kulitku, membujur dari pelipis kiri hingga pipiku. Yang lainnya terdapat di dahi menyeberangi mata kiriku, dan terakhir melengkung di bibir hingga dagu. Sekilas aku terlihat seperti boneka horor Chucky.