Buku Hadiah Amir?
"Fiaa.. tunggu!" Seorang pemuda berkacamata tergopoh-gopoh menyusul dari belakang. Setelah dekat denganku ia menyerahkan sebuah buku yang tampak familiar. Aku menerimanya dan membuka halaman pertama. Kosong. Selain tanda tangan dan nama penulis, tidak ada nama siapapun di situ. "Ini punya siapa, Mir?" Tanyaku menyelidik. Ia tampak terkejut, "lho? bukan milikmu ya? Lantas milik siapa?" Aku menggeleng cepat dan berulang tanda tidak tahu. "Aduh, gimana ya? Ini satu-satunya buku yang masih ada di tangan aku. Masalahnya,